parfum terbaik sepanjang sejarah
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

50 Parfum Terbaik Sepanjang Sejarah (2)

Daftar Isi

Kita bertemu kembali di 25 parfum kedua dari 50 parfum. Pastikan Anda sudah menyimak 25 parfum pertama dari 50 parfum terbaik sepanjang sejarah bagian pertama.

Pada masa ini, parfum mulai mengalami perubahan. Tren menjadi semakin beragam dan mulai ramai memakai cypress kulit kayu untuk parfum wanita dan pria. Pada masa ini pun banyak parfum yang booming dan bertahan sampai saat ini.

25 Parfum Kedua dari 50 Parfum Terbaik Sepanjang Sejarah

26. Brut (Fabergé, pembuat parfum Karl Mann, 1964)

Brut adalah parfum maskulin yang sangat sukses. Pemasarannya bisa dikatakan cerdas dengan menggandeng selebriti. Jangkauannya begitu luas dan mendapat banyak pengikut. Brut tersusun dari amber dan vanila yang memberi kesan hangat digabungkan herbal yang segar.

27. Habit Rouge (Guerlain, pembuat parfum Jean-Paul Guerlain, 1965)

Habit Rouge tersusun dari komposisi amber oriental yang dipadukan dengan bunga jeruk hijau. Sensasi yang dihasilkan berupa kesegaran jeruk, sedangkan kulit dan vanila pada dasarnya memberi kesan hangat dan lembut.

Parfum turunan Habit Rouge adalah Shalimar. Namun, Shalimar memiliki wangi bunga jeruk yang kuat, sehingga karakternya menjadi berbeda. Pengaruh Habit Rouge dapat ditemui di banyak wewangian maskulin dan oriental.

28. Aramis (Aramis, pembuat parfum Bernard Chant, 1965)

Aramis menjadi trendsetter di dunia parfum. Namanya masih ada di antara deretan parfum maskulin terbaik. Aramis menyajikan nuansa elegan dan halus. Memiliki tone bunga yang tersamar, sedangkan aromanya lebih menekankan pada herbal dan jeruk.

29. Fidji (Guy Laroche, pembuat parfum Josephine Catapano, 1966)

Fidji merupakan parfum terbaik sepanjang sejarah dengan aroma floral feminin yang ada sejak 1966. Parfum ini memiliki top notes hyacinth, galbanum, iris, jeruk bergamia, tuberose, dan lemon. Middle tones-nya adalah ylang-ylang, melati, aldehida, cengkeh, violet, akar orris. Base notesnya adalah musk, oakmoss, vetiver, cendana, nilam, amber, dan resin.

Fidji terinspirasi dari nama kepulauan di Pasifik Selatan. Di sana menjadi tempat datangnya inspirasi pada Guy Laroche. Parfum ini sangat populer karena parfum yang cerah lebih banyak diminati.

30. Eau Sauvage (Christian Dior, pembuat parfum Edmond Roudnitska, 1966)

Eau sauvage merupakan parfum citrus aromatic yang maskulin. Parfum ini memiliki top notes lemon, bergamot, basil, rosemary, caraway, dan notes buah-buahan. Middle tones parfum ini di antaranya, melati, coriander, patchouli, cendana, mawar, dll. Base notes-nya adalah oakmoss, vetiver, musk, dan amber.

Parfum ini memiliki aroma lemon yang segar dipadu rosemary yang segar sekaligus pahit. Nuansa maskulinnya sempurna.

31. Rive Gauche (Yves Saint Laurent, pembuat parfum Jacques Polge dan Michel Hy, 1969)

Rive Gauche adalah parfum wanita beraroma aldehida. Parfum ini diluncurkan pada 1971, tetapi dibuat pada 1969. Rive Gauche memberikan gambaran hubungan masa lalu dan modern. Parfum ini kembali diformulasikan  pada tahun 2003 oleh Daniela Andrier dan Jacques Hy di Givaudan.

32. de Lancôme (Lancome, pembuat parfum Robert Gonnon, 1969)

De Lancôme merupakan cologne klasik dengan kesegaran paduan bunga-bunga jeruk. L ini sangat berpengaruh, sehingga cologne jeruk mudah ditemukan di pasaran.

33. Chamade (Guerlain, perfumer Jean-Paul Guerlain, 1969)

Chamade termasuk parfum terbaik sepanjang sejarah. konon parfum ini terinspirasi dari novel Francoise Sagan “La Chamade”. Di masa Napoleon, chamade adalah pukulan genderang yang cepat untuk menyerukan mundur. Chamade ini bermaksud meniru ritme jantung orang yang sedang jatuh cinta. Aromanya berdasarkan tumbuhan eceng gondok dan blackcurrant.

Notes parfum ini adalah mawar turki, ylang-ylang, melati, lilac, cendana, lily, blackcurrant,  vetiver, musk, amber, iris, dan kacang tonka.

34. Chanel No 19 (Chanel , pencipta parfum Henri Robert, 1970)

Chanel No 19 merupakan parfum floral woody green yang sangat cocok untuk wanita. Nama parfum ini terinspirasi dari tanggal lahirnya Coco Chanel yaitu 19 Agustus. Namun, tentunya tidak bertepatan dengan lahirnya Coco Chanel karena parfum ini diluncurkan saat Coco Chanel berusia 87 tahun. Tepatnya setahun saat beliau wafat. Pencipta parfum ini banyak melahirkan parfum di Chanel.

35. Diorella (Christian Dior, perfumer Edmond Roudnitska, 1972)

Diorella merupakan parfum chypre floral feminin. Diorella memiliki wangi segar karena didominasi oleh wangi bunga pada komposisinya. Top notes parfum ini adalah jeruk nipis, sisilia, dan kemangi. Middle tones-nya adalah  peach dan honeysuckle. Base notes parfum ini adalah vetiver dan oakmoss.

36. Alliage (Estée Lauder, pembuat parfum Francis Camail, 1972)

Alliage adalah parfum yang megah dan elegan. Parfum feminin ini mengusung wewangian chypre floral. Top notes-nya adalah jeruk, green notes, juga persik. Middle tones Alliage terdiri dari pohon pinus, jasmine, jintan, dan rosewood dari Brasil. Base Note parfum ini adalah musk, oakmoss, vetiver, dan mur.

37. Aromatik Elixir (Clinique, parfum Bernard Chant, 1972)

Aromatics Elixir merupakan parfum paling lawas dari Clinique. Parfum ini adalah chypre floral untuk wanita yang diciptakan dengan tahapan klasik yang kuat. Karya ini memengaruhi banyak produk wewangian. Contohnya Jean Couturier  Coriandre.

38. Paco Rabanne Pour Homme (Paco Rabanne, pembuat parfum Jean Martel, 1973)

Paco Rabanne Pour Homme merupakan parfum Fougere Aromatique maskulin. Parfum ini meluncur pada tahun 1973.  Top notes-nya adalah Rosemary, Clary Sage, dan Rosewood Brasil. Middle tones parfum ini adalah Lavender, Geranium dan Tonka Bean. Terakhir base notes-nya adalah adalah Oakmoss, Honey, Musk dan Amber.

39. Gentleman (Givenchy, pembuat parfum Paul Leger, 1974)

Gentleman merupakan parfum  Woody Aromatic yang maskulin. Parfum ini memadukan kulit dan vetiver yang elegan.

40. Chloé (Lagerfeld, pembuat parfum Betty Busse, 1975)

Chloè merupakan parfum feminin dengan aroma floral. Parfum ini dibuat oleh Betty Busse dan diluncurkan pada 1975. Chloè memberikan nuansa romantis dengan penekanan aroma bunga.

Chloè sampai sekarang tidak banyak berubah meski diformulasikan ulang. Namun, terletak perbedaan pada kemasan, yang baru bertuliskan Parfums Chloè tanpa nama Lagerfeld. Chloè merupakan parfum terbaik sepanjang sejarah dan sangat populer.

41. Coriandre (Jean Couturier, pembuat parfum Gérard Pelpel dan Jacqueline Couturier, 1973)

Di era 70-an, sandalwood atau kayu cendana sangat populer. Begitu pula pada Coriandre, tetapi dengan penambahan coty chypre parfum ini lebih berkesan modern. Penambahan lumut juga tak kalah populer. Jika Anda penyuka nuansa parfum semacam ini, Anda akan menikmati Coriandre.

Coriandre memiliki keunikan, padu padan beberapa jenis bunga dan bahan klasik membuatnya sempurna. Bunga yang dipadukan di antaranya bunga jeruk madu, mawar barok, dan bakung segar. Bahan klasiknya adalah lumut, cendana, luwak, nilam, dan musk. Penambahan lemon dan ketumbar menjadikan Coriandre bersinar, anggun, tetapi tetap tangguh.

42. Halston Z14 (Halston, pembuat parfum Vincent Marcello dan Max Gavarry, 1976)

Halston Z14 merupakan wewangian maskulin yang memiliki karakteristik gelap, kasar, berat, dan hangat. Wewangian ini disusun oleh kekayaan rempah dan kulit. Top Notes Halston Z14 adalah cypress, bergamot, gardenia, basil, dan green notes. Middle tones-nya adalah kayu manis, vetiver, nilam, ketumbar, cedar, geranium, dan melati. Base notes-nya terdiri dari kulit, oakmoss, benzoin, amber, musk, dan tonka bean.

43. First (Van Cleef & Arpels, pembuat parfum Jean-Claude Ellena, 1976)

First sangat menginspirasi dan termasuk parfum terbaik sepanjang sejarah. Aromanya halus dengan teknik pembuatan yang apik. Wangi First sangat banyak dikagumi. First bisa dikatakan sempurna dengan blackcurrant green notes, lapisan melati, kayu cendana, dan susu.

44. Lauren (Ralph Lauren, pembuat parfum Bernard Chant, 1977)

Lauren merupakan parfum yang menginspirasi wewangian dari buah-buahan. Bisa dikatakan Lauren yang memulai tren ini. Perpaduan anggur hijau, melati, bunga freesia. Penambahan lumut memberi kesan lembut pada parfum ini.

45. Oscar (Oscar de la Renta, pembuat parfum Christian Bastard-Lafitte, 1977)

Oscar merupakan parfum feminin dengan aroma amber floral. Parfum ini cukup populer pada masanya dan menginspirasi banyak parfum setelahnya.

Pembuat parfum ini mendapatkan ilham dari masa kecilnya tentang buket bunga sedap malam, jeruk, kenanga, melati, dan bunga tropis lainnya. Oscar semakin eksotis dengan kayu cendana dan vanila, tetapi tetap sejuk dengan penambahan mur.

46. ​​Opium (Yves Saint Laurent, pembuat parfum Françoise Marin, Jean-Louis Sieuzac dan Raymond Chaillan, 1977)

Opium meledak di pasaran. Pengemasan dan komersialnya diluncurkan pada 1977. Parfum ini sempat berhenti beredar pada 2009 dan kembali dimunculkan kembali oleh Antonie Maison Dieu dengan wajah baru.

47. Azzaro pour Homme (Azzaro, pembuat parfum Anthony Gerrard, Martin Heidenreich dan Richard Wirtz, 1978)

Azzaro pour Homme adalah wewangian fougere maskulin. Parfum ini merupakan bibit aroma fougere yang akan menghiasi era 80-an. Aroma parfum ini begitu cerah dan menyegarkan didukung adas manis dan kemangi.

48. Van Cleef & Arpels Pour Homme (Van Cleef & Arpels, pembuat parfum Louis Monnet, 1978)

Van Cleef & Arpels Pour Homme adalah parfum maskulin kulit yang klasik. Wewangian ini muncul di masa aroma kulit chypre maskulin sangat terkenal. Parfum ini terkesan  anggun klasik sempurna dan merupakan parfum terbaik sepanjang sejarah.

49. Polo (Ralph Lauren, pembuat parfum Carlos Benaim, 1978)

Polo by Ralph Lauren merupakan wewangian maskulin beraroma siprus kayu. Parfum ini benar-benar maskulin dan benar-benar menyingkirkan bunga selain camomile yang wanginya lebih mirip rumput dari pada bunga. Hal ini merupakan tradisi dan aturan bagi asosiasi tertentu yang tertutup. Hingga sekarang Polo masih bisa ditemukan  di toko-toko besar.

50. White Linen (Estée Lauder, pembuat parfum Sophia Grossman, 1978)

White Linen adalah parfum floral wanita beraroma aldehida. Perpaduan pekat antara aldehid, bunga, kayu, amber, dan musk. Linen putih sendiri termasuk kategori bunga aldehida. Banyak wewangian yang terinspirasi dari parfum ini. Seperti detergen, sabun, sabun mandi, pewangi pakaian.

Demikian deretan 50 parfum terbaik sepanjang sejarah dunia. Apakah salah satunya pernah Anda coba? Salah satunya merupakan parfum yang saat ini Anda gunakan?

Bagikan tulisan ini // "sharing is caring"

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

Dapatkan diskon up to 30% hanya dengan memberikan komentar di bawah ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DISKON SELAMAT DATANG sebesar

20%.

Silahkan masukkan Nama & email Anda disini